
Washington, D.C. - Alliance for Automotive Innovation melaporkan ada 164 model kendaraan listrik yang tersedia untuk dijual di Amerika Serikat pada akhir 2025. Namun di balik semakin banyaknya pilihan model, satu masalah klasik tetap bertahan: laju pertumbuhan charger publik masih tertinggal dibanding penambahan EV di jalan.
Dalam laporan Q4 2025, EV tercatat mewakili 6,5 persen penjualan kendaraan ringan baru pada kuartal keempat dan 9,6 persen untuk full-year 2025. Alliance juga mencatat hanya ada satu port charger publik baru untuk setiap 29 EV baru yang terdaftar selama periode tersebut.
Data ini penting karena memperlihatkan bahwa pasar EV tidak lagi hanya bertumpu pada jumlah model dan volume penjualan. Infrastruktur charging tetap menjadi faktor penentu apakah pertumbuhan EV bisa berlanjut secara lebih merata di luar wilayah yang sudah matang lebih dulu.
Bagi pasar AS, laporan ini menunjukkan paradoks yang masih kuat: pilihan produk makin banyak, tetapi kesiapan infrastruktur belum mengikuti kecepatan yang sama. Tanpa perbaikan rasio charger, adopsi EV di luar hotspot utama akan tetap menghadapi hambatan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Belum ada artikel trending.