
BMW menghentikan iX di Amerika Serikat untuk memberi jalan bagi iX3 baru berbasis Neue Klasse. Ini bukan sekadar pergantian model, melainkan sinyal bahwa BMW benar-benar siap membersihkan meja dan memulai fase EV yang lebih serius.
Neue Klasse dijanjikan membawa lompatan besar di charging, efisiensi, dan jarak tempuh. Karena itu, mempertahankan iX terlalu lama justru berisiko membuat transisi terlihat setengah hati di mata pasar.
Langkah ini juga memperlihatkan kepercayaan BMW bahwa generasi EV berikutnya cukup kuat untuk menggantikan model lama yang selama ini menjadi etalase mereka di segmen SUV listrik premium.
Buat konsumen, perubahan seperti ini memberi pesan bahwa persaingan luxury EV akan makin tajam. Merek premium tidak lagi cukup menjual nama besar, tetapi harus menunjukkan lompatan teknologi yang nyata dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Menurut pembacaan Kabarev, penghentian iX justru memperjelas keseriusan BMW. Mereka tampaknya tidak ingin membawa terlalu banyak warisan dari fase EV awal ke era yang lebih kompetitif.
Jika iX3 benar-benar datang sekuat yang dijanjikan, langkah menutup iX di AS akan terlihat sebagai keputusan yang tepat, bukan terlalu dini.
Sumber: Electrek
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Belum ada artikel trending.