
Penjualan kendaraan listrik global mencapai 1,1 juta unit pada Februari 2026. Angka itu menunjukkan pasar tetap tumbuh, tetapi arah pertumbuhannya kini makin berbeda antara Eropa, Amerika Utara, dan China.
Eropa bergerak lebih kuat karena dukungan kebijakan dan pemulihan sejumlah pasar utama. Sementara itu, Amerika Utara melambat, menandakan bahwa adopsi EV di kawasan tersebut masih sangat dipengaruhi harga, insentif, dan kesiapan infrastruktur.
China tetap menjadi pasar terbesar, tetapi juga menghadapi dinamika sendiri, termasuk penyesuaian insentif dan persaingan harga yang sangat agresif di level domestik.
Bagi industri, data ini menegaskan bahwa pasar EV global belum bergerak dengan pola yang seragam. Faktor kebijakan dan kondisi ekonomi lokal tetap menjadi pembeda utama antar kawasan.
Sumber:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Belum ada artikel trending.